Senin, 18 Juli 2022

TIGA PUISI MOH. GHUFRON CHOLID DI BUKU PUISI JAKARTA DAN BETAWI 3

 


JAKARTA DALAM SEBUAH TUALANG


Ibu bagi petualang

Adalah kau, Jakarta


Di dadamu, yang bidang

Berpusat kasih sayang


Rupamu yang baru

Madu waktu yang memikat hatiku


Berpasang mata 

Saling mengedipkan cinta


Kata-kata berdesakan 

Minta segera dituliskan


Sepanjang jalan menujumu

Kisah baru yang dicemburui waktu

Telahpun sampai padaku


Kau, ibu kota

Yang tak lagi digenangi airmata


Moh. Ghufron Cholid

Torjunan, 28 Maret 2022


KEPADA ORANG BETAWI


Aku, akulah Madura

Saudara sekandungmu

Yang lahir dari rahim Indonesia


Mari, marilah saling berjabat

Mari, marilah saling bersiasat

Meniadakan kesumat


Biar Indonesiaku, Indonesia

Satu kata dalam restu

Menuju maju


Moh. Ghufron Cholid

Torjunan, 28 Maret 2022


IBU KOTA


Ke manapun kau akan dipindah

Bagiku, ibu kota tetaplah Jakarta

Takkan berubah. Takkan pernah berubah


Sebab padamu, mengalir

Cinta yang penuh debar

Takkan pernah bisa ditukar


Moh. Ghufron Cholid 

Torjunan, 28 Maret 2022

TIGA PUISI MOH. GHUFRON CHOLID DI BUKU PUISI JAKARTA DAN BETAWI 2

 


PDS HB JASSIN DALAM SEBUAH KENANGAN


Tinggal di dadamu

Kutemukan berbaris buku

Memuat kenangan yang dicemburui waktu


Buku-buku dari sudut-sudut negeri

Berbaris rapi di dadamu

Namamu bergema dari generasi ke generasi


Moh. Ghufron Cholid 

Junglorong, 21 Maret 2021


MASJID LUAR BATANG


Yang tak pernah sepi dari doa-doa

Adalah kau


Yang tak pernah usai diziarahi jiwa-jiwa cahaya

Adalah kau


Biar, biar kukenalkan kau lewat puisi

Biar adamu bergema 


Sampai yang sepi

Tak tampak lagi


Moh. Ghufron Cholid

Junglorong, 21 Maret 2021


BETAWI


DALAM ondel-ondelmu

Wajahmu begitu asyik memantik khusyuk

Aku terpikat, padamu


Moh. Ghufron Cholid

Junglorong, 21 Maret 2021

DUA PUISI MOH. GHUFRON CHOLID DI BUKU PUISI KHATULISTIWA

 


BATAS KHATULISTIWA


Batas khatulistiwa

Aku masih mengeja terbata-bata

Betapa kau, negeri serba kaya

Kaya bahasa

         Kaya budaya

                   Kaya tatakrama


Lahir di tanahmu, Indonesia

Karunia Tuhan, takkan mampu kuhitung secara matematika


Semoga lekas, pulih Indonesiaku

Semoga corona, tak lagi menetap di tanahmu


Moh. Ghufron Cholid 

Junglorong, 28 Juni 2021


SEPULANG DARI PANGKOR


Sepulang dari Pangkor

Aku semakin mengerti

Betapa kerdil diri ini

Berhadap yang Maha Akbar


Sepulang dari Pangkor

Aku semakin paham

Kongres Penyair 

Bukan seremonial tetapi kerja-kerja sosial


Jalan menangkal airmata

Biar tak jadi pohon di tanah tercinta


Moh. Ghufron Cholid

Torjunan, 29 Juni 2021

10 PUISI MOH. GHUFRON CHOLID DI RIAU POS



Moh. Ghufron Cholid

HUJAN DI RUMAH MERTUA


Hujan turun begitu deras

Mengabari bumi bahwa rindu mesti tuntas

Untuk diperkenalkan dan dijabarkan


Sedang di sudut kamar

Aku masih menata hati

Menyiapkan masa depan dua matahari


Doa-doa menyalami langit

Sementara keakraban semakin manis

Memperkenalkan diri


Paopale Daya, 5 Juli 2022


Moh. Ghufron Cholid

BIARKAN KUYUP

: Farrohah Ulfa


Rindu pada tanah lahirmu

Biar kuyup dan semakin kuyup

Barangkali alamat gugup

Semakin gagap

Mengisi almanak ingatanmu


Paopale Daya, 2022


Moh. Ghufron Cholid

PERCAKAPAN HUJAN


Di halaman, hujan terus bercakap

Bilakah rindu kuncup

Angin semilir menegaskan

Pertemuan jalan terbaik memantik bahagia


Yang rindu

    Yang diburu kenang

Yang temu

     Yang didekap riang


Paopale Daya, 2022


Moh. Ghufron Cholid

ZIARAH KE BUJUK MAHARANI


Menziarahimu

Pasir-pasir begitu santun

Memperkenalkan dan mengajari cara terbaik

Menjalani hidup 


Menziarahimu

Tujuh suratul fatihah

Mengutuhkan wasilah

Yang abadi hanyalah Ilahi


Ketapang, 2022


Moh. Ghufron Cholid

NYAI DEWI TOROAN


Rasanya begitu lama tak bersua

Fatihah dari rumah 

Belum purna kalau menziarahimu


Ketapang, 5 Juli 2022


Moh. Ghufron Cholid

EPISODE RINDU SEORANG KEKASIH


bila kau kehilangan cara tersenyum

pulang, pulanglah kekasih

di sini, rindu memanggilmu sepenuh gigil


tatap, tataplah mataku

akulah rindu

yang lahir dari masa lalumu

yang pernah menjadi bagian bahagiamu

yang pernah memanjakanmu


bila kau lupa jalan pulang ke rumah

ingat, ingatlah senyum manisku

kau takkan tersesat

dan bahagiamu semakin lekat


Paopale Daya, 1 Agustus 2019


Moh. Ghufron Cholid

SURGA PALING MANIS SEORANG ISTRI


hidup dalam doa-doamu

tumbuh dalam setiaku

: surga yang paling manis


Paopale Daya, 1 Agustus 2019


Moh. Ghufron Cholid

SEKITAR PEMAKAMAN

: KH. Royyan Tanggul


bunga doa bermekaran

sekitar pemakamanmu

sedang nisanmu

alamat pengabdian tak pernah tuntas kueja


2019


Moh. Ghufron Cholid

SUMSUM BAHAGIA

: Farrohah Ulfa


sumsum bahagia

bermukim dalam setiamu

tulang rusukku


Madura, 2019


Moh. Ghufron Cholid

PEREMPUAN KOPI III

: Nailun Najah


memandangmu

kutemukan keseimbangan

manis dan pahit

saling memberi alamat 

khidmat


Paopale Daya, 1 Agustus 2019


Terbit di Riau Pos, 17 Juli 2022

5 PUISI MOH. GHUFRON CHOLID DI SUARA KRAJAN


 


Moh. Ghufron Cholid

KEPADA IBU TIGA MATAHARI

: Farrohah Ulfa

 

Kaulah ibu bagi tiga matahari

Jika aku tak pandai merayu

Biarlah kurawat bahagiamu

Dalam doa-doaku

Kuabadikan senyummu dalam puisiku

Sebab semua itu

Adalah caraku berbahagia

Sebab semua itu

Adalah caraku bersyukur mendapatkanmu

Sebagai ibu dari tiga matahariku

 

Paopale Daya, 3 Juli 2022

Moh. Ghufron Cholid

KEPADA HORAS YANG BESOK BERLAGA

 

Sebab sepak bola

Adalah cara kita bercinta

Selamat menempuh juang

Semoga menjadi pemenang

 

Tunjukkan cinta

Yang sampai segala

     Mengasingkan nestapa

 

Bermainlah dengan cinta

    Sampai kita lupa

Alamat airmata

 

Sebab sepak bola

Adalah cara kita bercinta

       Tunjukkan dengan gool terindah

Jadikan segala lawan adalah mitra

Dengan tetap memberikan pelukan hangat

Dan syukur paling khidmat

 

Paopale Daya, 3 Juli 2022

 

Moh. Ghufron Cholid

TAMAN BAGI PARA PECINTA

 

Inilah taman para pecinta

Taman yang penuh rekah bunga

Taman yang mengingatkan diri

Bercinta dalam ikatan suci

Nama lain surga yang terberkahi

 

Paopale Daya, 3 Juli 2022

 

Moh. Ghufron Cholid

KEPADA MURID YANG AKAN MENIKAH

 

Padamu, muridku

Kuberi kau bekal

Yang membuatmu betah

Tinggal bersama orang terkasih

 

Masak, masaklah dengan cinta

Racik, raciklah kopi dengan setia

Sajikan buat belahan jiwamu

 

Kopi yang kau seduh

Adalah alamat cinta kasih

Jalan pulang yang paling dirindu

 

Sambut, sambutlah kedatangan suamimu

Dengan senyum termanis

Sampai letih tak terlacak lagi

 

Paopale Daya, 3 Juli 2022


Moh. Ghufron Cholid

SELAMAT MENIMANG SURGA

: Lora Muid Ishaq

 

Selamat menimang surga

Dalam doa-doa paling asmara

Dalam ratib dan sholawat

Yang menepikan kesumat

Sampai segala yang ada

Hanya bermakna bahagia

 

Paopale Daya, 3 Juli 2022

https://www.suarakrajan.com/2022/07/5-puisi-moh-ghufron-cholid-kepada-ibu.html?m=1

5 PUISI MOH. GHUFRON CHOLID TERBIT DI SEPENUHNYA.COM

 



PANGGIL AKU PUISI

 

Bila kau kehabisan cara

Menyuarakan segala

 

Panggil aku puisi

Aku yang akan menyuarakan

Sampai kebenaran

Benar-benar sampai dalam genggaman

 

Barangkali kau menganggap

Sebatas guyon pereda gugup

 

Percayalah, akulah suara kebenaran

Yang lahir dari kedalaman hatimu yang murni

 

Panggil aku puisi

Aku bisa menembus segenap hati

Bisa mengobati segenap nyeri

 

Tak ada yang mustahil bagiku

Selama Ilahi berkenan

Menjadikanku wasilah

 

Aku nama lain dari keberanian

Nama lain dari kebenaran

Yang kau idam-idamkan

 

Moh. Ghufron Cholid

Paopale Daya, 5 Juli 2022

 

BILA KAU BUKA MATA

: Farrohah Ulfa

 

Bila kau buka mata

Aku ada di sampingmu berupa doa

Merawat segenap senyummu

Seutuh cinta

 

 Moh. Ghufron Cholid

Paopale Daya, 5 Juli 2022

 

 DI SIMPANG RINDU DINI HARI

 

Aku masih di sini

Di simpang rindu

Sedang mentari

Masih lama untuk bertamu

 

Aku masih di sini

Bersama kenanganmu

Mengutuhkan separuh bahagia

Biar airmata tak lagi bertegur sapa

 

Moh. Ghufron Cholid

Paopale Daya, 5 Juli 2022

 

DURASI

 

Tak ada durasi

Dalam cinta

Yang ada

Kita saling mengisi

 

Sampai segenap sisi

Tak lagi memuat nyeri

 

Moh. Ghufron Cholid

Paopale Daya, 5 Juli 2022


SEMALAM DI SISIMU CINTA

 

Aku lupa

Cara berduka

Sebab kau, cinta

Alasanku bahagia

 

Moh. Ghufron Cholid

Madura, 5 Juli 2022



Sumber : 

https://www.sepenuhnya.com/p/puisi-karya-moh-ghufron-cholid.html?m=1

Minggu, 10 Juli 2022

BIODATA PENULIS

 

Biodata Penulis

Moh. Ghufron Cholid adalah nama pena Moh. Gufron, S.Sos.I, lahir dan dibesarkan di lingkungan pesantren. Tamat SDN Blega 03 (1999), tamat SLTP Negeri 01 Blega (2002), alumni TMI AL-AMIEN PRENDUAN (2006), Alumni IDIA PRENDUAN Fak Dakwah Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Menulis puisi, cerpen , pantun dan esei serta melukis. Karya-karyanya tersebar di berbagai media seperti Mingguan Malaysia, New Sabah Times, Mingguan Wanita Malaysia, Mingguan WartaPerdana, Utusan Borneo, Tunas Cipta, Daily Ekspres dll juga terkumpul dalam berbagai antologi baik cetak maupun online, terbit di dalam maupun luar negeri seperti Mengasah Alief, Epitaf Arau, Akar Jejak,Jejak Sajak, Menyirat Cinta Haqiqi, Sinar Siddiq, Ketika Gaza Penyair Membantah, Unggun Kebahagiaan, Anjung Serindai, Poetry-poetry 120 Indonesian Poet, Flows into the Sink into the Gutter, Indonesian Poems Among the Continents, dll. Beberapa puisinya pernah dibacakan di Japan Foundation Jakarta (10 Agustus 2011), di UPSI Perak Malaysia (25 Februari 2012), di Rumah PENA Kuala Lumpur Malaysia(2 Maret 2012) dan di Rumah Makan Biyung Jemursari Surabaya dalam acara buka bersama Pipiet Senja (30 Juli 2012), di Jogja dalam Save Palestina (2012), di Sragen dalam Temu 127 Penyair Dari Sragen Memandang Indonesia (20 Desember 2012), di Pekalongan dalam Indonesia di Titik 13 (Maret 2013), di Sastra Reboan dalam Temu Sastra Indonesia-Malaysia (Agustus 2013), di P.O.RT AmanJaya, Mydin Mall dan Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia dalam Kongres Penyair Sedunia ke 33 (21,23, 26 Oktober 2013), di Brunei ketika menikmati indah kampoeng air (7 November 2013) di Al-Izzah Islamic Boarding School Batu Jawa Timur dalam safari menulis bersama Pipiet Senja dkk (Juli, 2014), di RRI Sumenep (5 Januari 2015), di Pondok Pesantren Putri dan Putra Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan (27&28 Juni 2015), di Bandung dalam Temu Sastra Indonesia Malaysia (2015), di Janati Park dalam Temu Mahasiswa Madura selepas shalat Idul Adha (24/09/2015), di Kampung Toga Sumedang (2015), di Teater Gunung Kunci Sumedang (26/09/2015), di Pesantren Al-Amien PRENDUAN dalam acara Bhineka Tunggal Ika (26/10/2015). Buku puisinya  Kamar Hati (Shell-Jagat Tempurung, 2012), Menemukan Allah (Pena House, 2016), Surga yang Dilahirkan (FAM Publishing, 2019) dan Bekal Termahal Seorang Istri (FAM Publishing, 2019). Alamat Rumah Pondok Pesantren Al- Ittihad Junglorong Komis Kedungdung Sampang Madura. HP 08750742323

TIGA PUISI MOH. GHUFRON CHOLID DI BUKU PUISI JAKARTA DAN BETAWI 3

  JAKARTA DALAM SEBUAH TUALANG Ibu bagi petualang Adalah kau, Jakarta Di dadamu, yang bidang Berpusat kasih sayang Rupamu yang baru Madu wak...