Jumat, 13 Maret 2020

4 PUISI MOH. GHUFRON CHOLID (Terbit di Nusantaranews.co, 21 Mei 2017)


Oleh-oleh Penyair Selepas Kembara

Sebab penyair juga manusia
Juga punya keluarga
Oleh-oleh adalah hal musykil disangkal
Sebagai manusia
Penyair juga mengabadikan nama-nama
Menyebutnya dalam diksi dan doa
Memang tak mampu mengenyangkan
Namun mampu membahagiakan
Penyair dengan puisinya
Bertugas menyeimbangkan cinta
Dan bahagia
Pulang ke rumah
Puisi tetap ramah
Menyapa ruh

Moh. Ghufron Cholid
Madura, 2017

KECINTAAN PENYAIR

Kecintaan penyair
Menghentikan anyir
Lewat puisi yang jadi zikir

Moh. Ghufron Cholid
Madura, 2017

MATA CINTA SEORANG GURU

Mata doa
Selalu terjaga
Membinarkan jiwa
Anak-anak cahaya
Yang diasuhnya

Moh. Ghufron Cholid
Madura, 2017

GENERASI DOA

Generasi yang tak pernah memungut airmata
Saudara dan moyangnya

Moh. Ghufron Cholid
Madura, 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TIGA PUISI MOH. GHUFRON CHOLID DI BUKU PUISI JAKARTA DAN BETAWI 3

  JAKARTA DALAM SEBUAH TUALANG Ibu bagi petualang Adalah kau, Jakarta Di dadamu, yang bidang Berpusat kasih sayang Rupamu yang baru Madu wak...