Jumat, 13 Maret 2020

DUA PUISI MOH. GHUFRON CHOLID (Terbit di Litera.co, 22 Juni 2017)


Moh. Ghufron Cholid
PERJALANAN RESTU
: Farrohah Ulfa

Aku tak pandai merayu,
istriku
Namun degupmu
Takkan kubiarkan berlalu

Kelak, bila tiba kembara
Nama dan kisah kita
Kukabarkan pada semua

Sebab kau, istriku
Aku, suamimu
Kita satu dalam restu

Paopale Daya, 2 Ramadhan 1438 H

Moh. Ghufron Cholid
SEPENGGAL KISAH YANG TAK PERNAH KHATAM
: Para Penyair Festival Puisi Bangkalan

di kedalaman doa
    kita pernah mengeja
cahaya aulia

   jiwa begitu gemetar
menatap debar
   jiwa yang dihidupkan
zikir

kita pernah jadi bagian
   saksi mata yang
ditumbuhi keberkahan
   kekasih pilihan, gugur
di jalan Tuhan
   kerap hidup di mata
di doa
     dan kedalaman bathin

di sini, di aeng mata ebhu
kita tak pernah
benar-benar asing
kita dieratkan ikatan maha
sayang

perjalanan pulang
   rindang kenang
kita, petualang
  yang disatukan restu
maha sayang

mata tak saling cerita
   dalam doa
kita saling bicara
   mengeja setia


Junglorong, 4 Ramadhan 1438 H

Biodata Penulis
Moh. Ghufron Cholid adalah nama pena Moh. Gufron, S.Sos.I, lahir di Bangkalan, 7 Januari 1986. Menulis puisi, cerpen, pantun dan esai serta melukis. Karya-karyanya tersiar di banyak media massa. Penerima Anugerah Kedua Hescom2015 Vlog dan Rubaiyat (5 Desember 2015) di Malaysia, juara 2 esastera kritikan deklamasi puisi karya Prof Irwan Abu Bakar (Malaysia, 2016), juara 2 esastera kritikan cerpan sumpahan karya Prof Irwan Abu Bakar (Malaysia, 2016) dll.  Alamat Rumah Pondok Pesantren Al-Ittihad Junglorong Komis Kedungdung Sampang Madura.Hp 087850742323

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TIGA PUISI MOH. GHUFRON CHOLID DI BUKU PUISI JAKARTA DAN BETAWI 3

  JAKARTA DALAM SEBUAH TUALANG Ibu bagi petualang Adalah kau, Jakarta Di dadamu, yang bidang Berpusat kasih sayang Rupamu yang baru Madu wak...